Teknik Teknik Menulis Naskah Fragmen

Teknik Teknik dalam Menulis Naskah Fragmen - Dasar lakon drama adalah konflik manusia. Konflik adalah pertentangan yang terjadi antara satu tokoh dengan tokoh lainnya, baik yang bersifat pertentangan batin maupun fisik. Seluruh perjalanan drama dijiwai oleh konflik tokoh tokohnya. Baik itu tokoh utama yang disebut tokoh protagonis, maupun tokoh yang bertentangan dengan tokoh utama, pelawan arus cerita (tokoh penentang). Tokoh penentang disebut tokoh antagonis.

Naskah merupakan salah satu bahan untuk bermain teater. Karakter dan tokoh semua tertulis di dalam naskah. Alur cerita atau plot tertulis dengan jelas pada sebuah naskah, sehingga memudahkan bagi pemain dan sutradara untuk menafsirkan watak yang diinginkan pengarang.

 source img : isingsunchatsworth.co.za

Kalau kamu akan menulis naskah drama sebaiknya mengikuti langkah langkah penyusunan naskah drama. Dengan demikian, semua yang ingin dibangun, baik plto atau jalan cerita, karakter tokoh, latar, dialog, dan peristiwa (setting) dapat tersusun dengan baik. Berikut beberapa langkah dalam menulis naskah drama.

a. Menentukan Tema

Tema merupakan langkah awal dalam menyusun naskah drama. Tema merupakan ide dasar dari keseluruhan naskah. Pesan pengarang yang ingin disampaikan, akan diketahui melalui tema. Pengarang dapat menentukan tema cerita persahabatan, kasih sayang, kepahlawanan, perobanan, ketulusan dan perjuangan.

b. Menentukan alur Cerita

Alur adalah jalan cerita dari tema yang sudah dipilih. Alur merupakan rangkaian cerita yang disusuh dari awal sampai akhir sehingga terbentuk cerita yang jelas dan utuh. Tahap penyusunan alur akan terlihat masalah masalah yang terjadi seperti tempat kejadian peristiwa, tokoh tokoh yang mengisi cerita. Baik tokoh utama maupun tokoh tokoh penentang juga tokoh tokoh lain sebagai pendukung cerita.

c. Menyusun adegan

Setelah rangkaian cerita didapat dengan utuh, dilanjutkan dengan menyusun adegan adegan yang akan ditampilkan dalam setiap babak. Setiap adegan cerita, akan diketahui urutan tokoh tokoh yang akan tampil. Begitupun dalam adegan dipilih peristiwa atau kejadi mulai tahap pengenalan sampai kejadian paling menari sebagai puncak.

d. Membuat dialog dialog tokoh

Drama berbeda dengan karya sastra yang lain. Perbedaan yang paling mencolok adalah dibangun berupa dialog dialog antar tokoh. Pada saat membuat dialog dialog tiap tokoh ini, kamu harus menyesuaikan dengan karakteristik tokoh yang dibuat, misalnya tokoh orang tua tentu bahasa dan tingkah lakunya berbeda dengan anak sekolah. Dialog tokoh ini juga ditentukan oleh latar belakang lingkungan masing masing.

Orang dari daerah berbeda gaya bahasanya dengan orang dari perkotaan dan lingkungan lain. Dialek atau gaya bahasa tiap tokoh yang berasal dari tiap suku bangsa juga akan berbeda dan mempunyai keunikan masing masing. Hal yang demikian sebaiknya dapat tergambar pada naskah secara keseluruhan, sehingga naskah drama menjadi unik dan menarik untuk dimainkan dalam pertunjukkan teater.

Teknik Teknik Menulis Naskah Fragmen - Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya mohon di maafkan karena saya juga manusia yang dtak luput dari kesalahan dan apabila kalian berfikir artikel ini membawa manfaat. maka kalian boleh menshare artikel ini sebanyak banyaknya. terimakasih kepada buku kurtilas yang sudah memberikan informasi ini terlebih dahulu. sekian dan teimakasih.
Tag : Prakarya
Back To Top